Corrolle line. Namanya berasal dari bentuk rok yang sangat besar dan mengembang lebar seperti bunga. Model ini diperkenalkan pada tahun 1947 oleh Christian Dior dan tidak lama kemudian disebut “The New Look”. Rok ini biasanya menghabiskan bahan 13 sampai 18 meter dan selanjutnya masih dilapisi bahan tulle (kain jala) untuk menambah bentuk mengembangnya, Bodice gaun dipakai sangat ketat untuk menonjolkan bentuk dada serta merampingkan pinggang. (A to Z istilah fashion. Goet Poespo. Penerbit PT. Gramedia)
Kategori: Tidak Dikategorikan
Corfam
Corfam. Nama dagang bahan pengganti kulit untuk sepatu yang dibuat secara kimiawi, yang dikembangkan ole Du Pont di Amerika. Bahan ini bertekstur lembut,supel dan berpori, membuat kaki dapat bernapas bebas. Corfam diperkenalkan pada tahun 1960 dan digunakan oleh pabrik sepatu Rayne di Inggris yang membuat sepatu wanita model Court. Mary Quant menggunakannya untuk sepatu boots setinggi mata kaki. (A to Z istilah fashion. Goet Poespo. Penerbit PT. Gramedia)
Corduroy
Corduroy. Sejenis kain dari katun yang memiliki kekhasan berupa bulu – bulu halus berbentuk lajur – lajur memanjang. Kain yang kuat dan awet ini semula digunakan oleh para pegawai rumah tangga di istana raja – raja Prancis dan namakan corde du roi yang artinya pita sang raja. (Kamus Mode Indonesia. Irma Hadisurya,dkk. Penerbit Gramedia)
Corduroy
Corduroy. Diyakini berasal dari Bahasa Perancis “Corde du roy” yang berarti “kain sang raja” corduroy adalah bahan katun kuat atau beludru. Rayon berbulu kapas. Berguratan tebal atau tipis, berlajur atau bergaris. Sampai abad ke – 19. Corduroy identik dengan pakaian dinas dan juga dipakai sebagai pakaian kerja di pertanian. Pada abad ke – 20, bahan ini popular untuk busana kasual seperti jaket, rok dan celana. (A to Z istilah fashion. Goet Poespo. Penerbit PT. Gramedia)
Coolie hat
Coolie hat. Topi dari Asia Tenggara yang terbuat dari bilah bamboo atau jerami yang pada awalnya dipakai oleh para pekerja untu perlindungan terhadap terik matahari atau hujan. Topi ini berbentuk kerucut landai dan dalam untuk menutup wajah secara menyeluruh. Popular selama tahun 1930 dan 1950 – an. (A to Z istilah fashion. Goet Poespo. Penerbit PT. Gramedia)
Cocktail dress
Cocktail dress. Cocktail adalah model busana yang berasal dar Amerika dan popular diawal tahun 1920 – an. Saat didakan acara pesta cocktail (antara pukul 18.00 sampai pukul 20.00). dibutuhkan busana yang layak. Busana cocktail biasanya juga dikenakan untuk acara makan malam. Bentuk gaun ini pendek (sampai batas lutut atau lebih), biasanya dibuat dari bahan wol ringan, satin, sutera, beludru atau bahan mewah lainnya, juga dapat dihias dengan border atau hiasan dekoratif lainnya dengan potongan yang memamerkan pundak serta lengan atas. Busana cocktail ini tetap disukai selama sepanjang abad ke – 20. Nama lain gaun jenis ini adalah “robes de style” yang pada awalnya diperkenalkan oleh Lanvin sebelum Perang Dunia I dengan inspirasi dari desain abad ke – 18, yaitu gaun berpinggang dan rok yang lebar. (A to Z istilah fashion. Goet Poespo. Penerbit PT. Gramedia)
Coat frock
Coat frock. Coat frock adalah suatu invasi mode yang telah muncul sejak Perang Dunia I, yaitu busana terusan, berlengan lurus dan dipotong tailored di sepanjang garis coat – nya, tetapi penyelesaiannya sama dengan cara membuat gaun pada umumnya. Pada pertengahan abad ke – 26, coat frock dikenal sebagai gaun mantel. (A to Z istilah fashion. Goet Poespo. Penerbit PT. Gramedia)
Clutch purse
Clutch purse. Pada tahun 1920 – an dan 1930 – an dikenal sebagai “pochette” yaitu tas tangan tanpa tali penggantung dan dibawa dengan cara digenggam. Tas ini popular pada abad ke – 20 dalam berbagai variasi bentuk serta ukuran, mulai dari yang kecil bermanik – manik untuk malam hari, sampai yang besar yang diberi nama tas “envelope”. (A to Z istilah fashion. Goet Poespo. Penerbit PT. Gramedia)
Clog
Clog. Clog berasal dari sepotong kayu yang dipahat berbentuk sepatu dan biasa dipakai oleh para petani di Prancis, Belgia, Spanyol dan Portugis. Di Belanda, sepatu ini bahkan merupakan pasangan kostum nasional. Variasi lain adalah yang bernama “sabot”, yaitu sepatu dengan sol dari kayu bertumit terbuka dan bagian depan ditutup dengan kulit dan ban melintang. (A to Z istilah fashion. Goet Poespo. Penerbit PT. Gramedia)
Cloche
Cloche. Topi wanita yang dipakai dari tahun 1915 sampai pertengahan tahun 1930 dan mencapai tingkat kepopuleran tertinggi pada tahun 1920 – an. Cloche adalah topi yang pas dikepala dan dapat dibuat dengan atau tanpa pinggiran. Topi ini menutup sekelliling kepala dari arah kebelakang, ditarik sampai keatas dahi. Pada tahun 1920 – an, cloche seringkali dihias dengan pita beralur. (A to Z istilah fashion. Goet Poespo. Penerbit PT. Gramedia)