Culottes. Culottes, celana kerja orang prancis, adalah celana lebar. Pada abad ke – 19, celana ini dipakai untuk mengendarai sepeda. Arti istilah culottes adalh rok dengan panjang bervariasi yang dibagi mejadi dua bagian untuk menutupi setiap kaki. Pada tahun 1930 – an, cullotes berbentuk sangat lebar sehingga belahannya tidak terlalu terlihat. Semenjak itu, cullotes popular sebagai pakaian kasual untuk musim panas atau dingin. Pada tahun 1970 – an, versi culottes sepanjang betis yang dinamakan gauchos popular. Di Indonesia, culottes atau kulot sering disebut celana rok. (A to Z istilah fashion. Goet Poespo. Penerbit PT. Gramedia)
Kategori: Tidak Dikategorikan
Culmination
Culmination. Puncak dalam siklus mode saat mode sudah sangat popular bahkan mencapai titik jenuh karena sudah membanjiri pasar, diproduksi secara massal. Dikenakan oleh hampir semua orang. (Kamus Mode Indonesia. Irma Hadisurya,dkk. Penerbit Gramedia)
Cubism
Cubism. Gerakan seni abstrak yang muncul pada awal abad ke – 20, dirintis oleh George Braque dan Pablo Picasso. Perancang Jean Patou terinspirasi dari cubism untuk menciptakan bentuk dan pola/motif geometric yang berani ke dalam desain tekstil, pengaruh cubism tersebar luas dan tidak hanya mempengaruhi busana, namun juga aksesoris, khususnya tas tangan/dompet, kotak kecantikan, perhiasan dan sepatu. (A to Z istilah fashion. Goet Poespo. Penerbit PT. Gramedia)
Cuban heels
Cuban heels. Para gaucho (koboi Amerika Selatan) memakai sepatu boots bertumit pendek, lurus dan agak tebal untuk menyangga kaki mereka pada sanggurdi. Tumit sepatu macam ini dikenal sebagai Cuban heel dan popular untuk sepatu dan boots bagi pria pada tahun 1950 – 1960 an. Wanita pada tahun 1970 – an mulai memakai sepatu boots dengan Cuban heels dan bagian ujung celana diselipkan dalam sepatu atau dipasangkan rok panjang yang mengembang. (A to Z istilah fashion. Goet Poespo. Penerbit PT. Gramedia)
Cromwell buckle
Cromwell buckle. Gesper dari potongan baja yang biasanya ditempeli dekorasi bebatuan atau manik – manik. Dipasang dibagian depan sepatu dari tahun 1860 – an. Sepatu bergesper ini dikenal sebagai sepatu cormwell atau moliere. (A to Z istilah fashion. Goet Poespo. Penerbit PT. Gramedia)
Crochet
Crochet. Teknik rajut menggunakan alat mirip jarum besar yang ujungnya berkait. Biasanya digunakan untuk membuat syal, mantel, sweater, blus, gaun dan sebagainya. Di Indonesia dikenal dengan istilah “haken” dari bahasa Belanda: haoken (mengait). (Kamus Mode Indonesia. Irma Hadisurya,dkk. Penerbit Gramedia)
Crochet
Crochet. Seni kerajinan dekoratif yang diciptakan dengan membuat sengkelit dengan menggunakan jarum/pena pengait khusus. Dekorasi ini sering digunakan pada shawl (syal) dan selimut. Gaun crochet popular secara singkat selama tahun 1960. (A to Z istilah fashion. Goet Poespo. Penerbit PT. Gramedia)
Crewel
Crewel. Teknik sulam artistic menciptakan motif desain aneka warna dan beragam tekstur, biasanya terbuat dari benang wol. (Kamus Mode Indonesia. Irma Hadisurya,dkk. Penerbit Gramedia)
Crepe
Crepe. Bahan tipis, ringan dengan kekhasan kerut – kerut halus pada permukaannya. Kata ini berasal dari bahasa Prancis creper yang artinya berkerut. (Kamus Mode Indonesia. Irma Hadisurya,dkk. Penerbit Gramedia)
Corsage
Corsage. Corsage atau korsase adalah seikat bunga (buket) kecil yang dipakai pada pnggang atau dada untuk gaun malam abad ke – 19 dan popular sampai awal abad ke – 20. (A to Z istilah fashion. Goet Poespo. Penerbit PT. Gramedia)