Serat setengah sintetis

Serat setengah sintetis. Yang termasuk kedalam serat setengah sintetis adalah:

  1. Rayon viskosa ( dari pulp kayu dan linters kapas)
  2. Rayon kupramonium ( dari pulp kayu dan linters kapas)
  3. Rayon asetat ( dari pulp kayu dan linters kapas)
  4. Rayon triasetat (dari pulp kayu dan linters kapas
  5. Polisonic (dari pulp kayu dan linters kapas)
  6. Serat alginate ( dari pulp kayu dan linters kapas)

Serat setengah sintetis yang berasal dari protein:

  1. Serat kaseina (protein susu)
  2. Ardil ( kacang tanah)
  3. Vicara (zeina/jagung)
  4. Kedelai

(Ilmu Tekstil. Penulis : Dewi Suliyanthini. Penerbit: Rajawali Pers)

Sifat kimia serat selulosa

Sifat kimia serat selulosa. Sifat umum serat yang berasal dari selulosa adalah mudah menyerap air (higroskopis), mudah kusut, dan jika dilakukan uji pembakaran menimbulkan bau dan arang seperti kertas terbakar. Serat selulosa dapat berasal dari:

  1. Batang, seperti serat flax (linen), henep, jute, keraf, sunn, rami, dll
  2. Buah, seperti serat serabut kelapa
  3. Daun, seperti :Abaca (Manila), henequen dan sisal
  4. Biji, seperti seart kapas dan kapuk

(Ilmu Tekstil. Penulis : Dewi Suliyanthini. Penerbit: Rajawali Pers)

Alat-alat dalam menjahit

Alat – alat utama dalam proses menjahit

  1. Mesin jahit. Mesin jahit adalah peralatan utama yang digunakan untuk kegiatan menjahit
  2. Gunting. Gunting yang digunakan untuk menjahit ada beberapa macam. Pertama gunting kertas khusus untuk menggunting kertas. Kedua gunitng bahan khusus untuk menggunting bahan. Ketiga gunting benang khusus untuk memotong benang. Terakhir gunting zig zag khusus untuk bahan bertiras.
  3. Jarum jahit tangan. Jarum ini digunakan untuk membuat jahitan dengan tangan
  4. Jarum pentul. Jarum pentul adalah jarum yang ujungnya terdapat pentul atau bulatan. Jarum ini sangat diperlukan bagi dress maker.
  5. Bantalan jarum. Bantalan jarum ini dapat berbentuk bundar diisi serbuk gergaji, pasil amril, kapuk atau dakron. Bantalan digunakan sebagai tempat penyimpanan jarum pentul pada waktu menjahit atau fitting.
  6. Bidal. Penggunakan bidal merupakan suatu keharusan untuk setiap pengerjaan jahitan tangan
  7. Carbon. Karbon jahit digunakan untuk memberikan tanda dan memindahkan pola pada bahan/kain sehingga memudahkan melihat batas – batas menjahitnya
  8. Rader. Alat ini digunakan bersama dengan karbon jahit untuk memindahkan pola pada bahan/kain
  9. Kapur jahit. Kapur jahit membantu memberikan tanda pada kain sebagai tambahan kampuh dan untuk menggambar pola langsung pada kain
  10. Pensil jahit. Pensil jahit memiliki fungsi yang sama dengan kapur jahit. Pensil jahit tersedia dalam warna putih, merah dan biru
  11. Pendedel. Alat untuk membuka jahitan bisa juga digunakan untuk memotong lubang kancing dan mencabut benang jelujuran yang terjahit pada kain
  12. Dres form. Digunakan untuk menunjukan bentuk – bentuk jaid maupun bagian busana yang dikehendaki, misalnya jatuhnya kerah, bahu dan badan sesuai dengan model yang diinginkan.

(Belajar Tata Busana Mudah dan Menyenangkan. Mila Fadila. Penerbit LKP)

Cara mengatasi masalah bila benang mesin putus

Cara mengatasi masalah – masalah bila terjadi benang mesin yang sering putus dalam proses menjahit. Perbaikan dapat dilakukan dengan cara:

  1. Ganti jarum, sesuaikan antara benang jahit, jarum dan kain
  2. Pasanglah jarum pada tempat yang tepat
  3. Kendurkan tegangan dengan memperhatikan keseimbangan antara benang atas dan benang bawah jahitan
  4. Ganti jarum dengan yang tajam dan pasang pada tempat yang tepat
  5. Sesuaikan benang dengan nomor jarum
  6. Pasang benang melewati jalur yang seharusnya

(Belajar Tata Busana Mudah dan Menyenangkan. Mila Fadila. Penerbit LKP)

Tugas manajer bundeling

Tugas manajer bundeling

  1. Membagi bundle bahan – bahan dan perlengkapannya kepada operator dan mengambil bahan – bahan yang telah selesai dikerjakan, selanjutnya memberi tanda periksa pada tiap – tiap operasi.
  2. Bekerja sama dengan section chief/asisten chief mencari penambahan material dari line lain untuk dikerjakan oleh operator yang kekurangan material
  3. Bekerja sama dengan supervisor bila terdapat ketidaklengkapan, kerusakan bundle untuk mendapat penyelesaian, agar bundle tersebut dapat segera diproduksi
  4. Membuat bon permohonan pengambilan material untuk penambahan atau penggantian dan melengkapi kekurangan dengan persetujuan assitant production manajer.

(Belajar Tata Busana Mudah dan Menyenangkan. Mila Fadila. Penerbit LKP)

Tips menggunting bahan untuk membuat pakaian

Hal yang perlu diperhatikan dalam menggunting bahan sehingga hasilnya tidak mengecewakan:

  1. Bahan dilipat dua diatas meja potong
  2. Pola – pola disusun dengan pedoman rancangan bahan dengan bantuan jarum pentul
  3. Menggunting bahan. Jika menggunting dengan tangan kanan maka tangan kiri diletakan diatas kain yang akan digunting
  4. Bahan tidak boleh diangkat pada saat menggunting. Pola yang terlebih dahulu digunting adalah pola – pola yang besar seperti pola badan dan pola lengan. Setelah itu baru menggunting pola – pola kecil seperti kerah dan lapisan leher.
  5. Sebelum pola dilepaskan dari bahan, beri tanda – tanda pola dan batas – batas kampuh terlebih dahulu. Caranya dengan menggunakan kapur jahit rader dan karbon jahit, pensil kapur dan sebagainya. Cara pemakaian rader yaitu jika bahan baik keluar maka karbon dilipat dua dan bagian yang memberikan efek bekas dibagian luar diletakan diantara dua bahan atau bagian buruk bahan, lalu di rader pada batas kampuh atau garis kupnat. Setelah itu baru pola dilepaskan dari kain.

(Belajar Tata Busana Mudah dan Menyenangkan. Mila Fadila. Penerbit LKP)

Merawat kain brokat

Merawat kain brokat:
a. Cucilah dengan tangan, bukan dengan mesin cuci
b. Ketika kain kena noda, bisa menggunakan jeruk nipis untuk menghilangkan nodanya sebelum direndam dengan deterjen.
c. Ketika hendak dijemur tidak perlu diperas
d. Ketika menjemur pakaian, hindari paparan matahari langsung
e. Baju tidak perlu disetrika karena bisa merusak tekstur kain
f. Karena bahan brokat rentan ngengat, maka ketika menyimpannya dilemari sebaiknya diberi kapur.
(Panduan Lengkap Membuat Pola dan Menjahit Busana. Penulis : Prima Olimpiade Kristi dan Nurhastuti Putri Utami. Penerbit:Trans Idea Publishing. 2015)

Merawat Bahan Katun

Merawat bahan katun:

  1. Cucilah pakaian menggunakan air dingin
  2. Ketika merendam baju, jangan lebih dari dua jam sehingga bahan tidak bau dan rusak
  3. Ketika menjemur pakaian, hindarkan dari paparan sinar matahari secara langsung
  4. Gantung baju ketika proses penyimpanan karena bahan mudah kusut.

(Panduan Lengkap Membuat Pola dan Menjahit Busana. Penulis : Prima Olimpiade Kristi dan Nurhastuti Putri Utami. Penerbit:Trans Idea Publishing. 2015)

Tips merawat busana pesta menurut Taruna

Tips merawat busana pesta menurut Taruna:

  1. Busana pesta sebaiknya disimpan dengan cara digantung. Namun, perkecualian bagi gaun yang terbuat dari bahan Jersey atau rajutan karena rentan melar ketika digantung.
  2. Pilihlah gantungan baju yang halus, sehingga tidak meninggalkan bekas gantungan dibaju. Gantungan yang dilapisi busa bisa menjadi pilihan
  3. Supaya terlindung dari debu, bungkuslah kembali baju dengan plastik sebelum baju digantung.
  4. Gunakan akar ngengat atau pengarum pakaian untuk mengusir ngengat.
  5. Ceklah busana yang sudah disimpan lama, keluarkan dari lemari baju supaya tidak bau.

(Panduan Lengkap Membuat Pola dan Menjahit Busana. Penulis : Prima Olimpiade Kristi dan Nurhastuti Putri Utami. Penerbit:Trans Idea Publishing. 2015)

Tips Memilih Pakaian olahraga

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih pakaian olahraga, yaitu:

  1. Pilihlah bahan yang dapat menyerap keringat dan dingin. Hindari pakaian yang terlalu tipis, juga terlalu tebal. Katun merupakan bahan yang tepat untuk dijadikan pakaian olahraga.
  2. Pilihlah model yang membuat kita bisa bebas bergerak. Pilihlah model pakaian yang simpel dan sederhana.
  3. Pilihlah ukuran yang pas dengan tubuh, jangan terlalu ketat juga jangan yang terlalu longgar. Ukuran yang pas akan membuat gerakan terasa nyaman.

(Panduan Lengkap Membuat Pola dan Menjahit Busana. Penulis : Prima Olimpiade Kristi dan Nurhastuti Putri Utami. Penerbit:Trans Idea Publishing. 2015)