Memilih busana untuk olahraga. Untuk bisa berolahraga dengan nyaman, diperlukan pakaian yang nyaman pula. Dengan pakaian yang nyaman, kita akan dapat melakukan segala gerakan olahraga dengan baik dan benar. (Panduan Lengkap Membuat Pola dan Menjahit Busana. Penulis : Prima Olimpiade Kristi dan Nurhastuti Putri Utami. Penerbit:Trans Idea Publishing. 2015)
Penulis: honeycreations.wordpress.com
Memilih busana untuk kesempatan di rumah
Memilih busana untuk kesempatan di rumah. Ketika berada dirumah, ada banyak kegiatan yang akan kita lakukan. Untuk itu, sebaiknya memilih busana yang sederhana, praktis, dengan bahan tekstil yang mudah perawatannya, dan yang paling penting, usahakan untuk tetap menggunakan busana yang sopan ketika dirumah. Misalnya, ketika menerima tamu, sebaiknya tidak menggunakan baju tidur atau busana yang terlalu mewah. . (Panduan Lengkap Membuat Pola dan Menjahit Busana. Penulis : Prima Olimpiade Kristi dan Nurhastuti Putri Utami. Penerbit:Trans Idea Publishing. 2015)
Memilih busana untuk kerja
Memilih busana untuk kerja. Ketika memilih busana kerja, pilihlah busana kerja, pilihlah busana yang formal, praktis dengan warna dan motif yang tidak mencolok. Untuk bahannya, pilihlah yang sesuai dengan iklam atau cuaca yang saat itu berlangsung. . (Panduan Lengkap Membuat Pola dan Menjahit Busana. Penulis : Prima Olimpiade Kristi dan Nurhastuti Putri Utami. Penerbit:Trans Idea Publishing. 2015)
Memilih busana pergi ke pesta
Memilih busana pergi ke pesta. Ketua APPMI, Taruna K. Kusmayadi, dalam “Inspirasi Memilih Busana Pesta” mengungkapkan bahwa kesan elegan bisa dilihat dari pemilihan cutting bahan, maupun aplikasi yang melekat pada busana. Perihal Cutting, busana yang tepat digunakan sebagai busana pesta adalah gaun seksi dengan potongan yang pas di badan. Adapun bahan yang pas digunakan sebagai busana pesta adalah organdi sutra, sifon, vision, jersey. Sedangkan untuk warnanya bisa dipilih warna hitam, burgundy, merah, shocking pink atau hijau tua. . (Panduan Lengkap Membuat Pola dan Menjahit Busana. Penulis : Prima Olimpiade Kristi dan Nurhastuti Putri Utami. Penerbit:Trans Idea Publishing. 2015)
Membuat hiasan pada gaun
Membuat hiasan pada gaun. Setelah gaun selesai dijahit untuk mempercantik maka tambahkan hiasan seperti payet, manik atau bahan sesuai selera, sebaiknya hiasan tersebut diletakan di bagian leher atau pinggang. Selain bahan tersebut dapat juga menggunakan brokat atau batu – batuan cantik jika warna gaun lembut maka gunakanlah warna hiasan yang mencolok, hal tersebut akan membuat gaun/busana akan terlihat mewah. (Prakarya dan kewirausahaan Tata Busana di Madrasah Aliyah. Penulis Dr.Suprihatiningsih. Penerbit deepublish)
Mantel/shawl
Mantel/shawl yaitu busana yang berbentuk segi empat panjang (bentuk dasar busana bungkus) yang di – dapir – kan pada badan dalam bentuk A simetris,seperti diselempangkan pada satu bahu atau digantungkan melalui kedua bahu, dan pada dada sebelah kanan disemat dengan bros, sehingga akan terlihat bentuk lipit – lipit. Pada kedua ujungnya dan pinggiran mantel diberi jumbai – jumbai. (Belajar Tata Busana Mudah dan Menyenangkan. Mila Fadila. Penerbit LKP)
Lyocell
Lyocell adalah salah satu serat buatan selulosa yang akhir – akhir ini banyak digunakan oleh industri tekstil sebagai alternatif pengganti dan pelengkap serat lainnya seprti rayon, viskosa, kupro, midal, asetat dan serat kapas. Munculnya serat selulosa buatan baru ini diawali pada tahun 1990 karena serat selulosa buatan yang telah ada sebelumnya dihasilkan dari derivated cellulose yang menggunakan senyawa karbon bisulfit (CS) atau kuproamonium yang berdampak pada pencemaran lingkungan. Pada umumnya, serat lyocell memiliki karakteristik yang lebih baik dari serat selulosa buatan lainnya atau serat kapas terutama dalam hal kekuatan, daya serap, efek mengkeret dan dapat dbiodegradasi. Namun, kelemahan dari serat lyocell terletak pada kecenderungannya membentuk efek fibril (sekelompok serat yang sangat halus pada permukaanserat lyocell utuh, panjang kurang lebih 1 mm) akibat perlakuan tegangan dalam kondisi basah pada saat proses pembuatan seratnya ( pemintalan filamen) atau pada sat pross lainnya. Disatu sisi, efek fibril diperlukan untuk keperluan teknis tekstil dan spesial efek untuk keperluan mode (pakaian jadi). Akan tetapi, dilain pihak efek ini harus dihilangkan karna akan menurunkan kualitas benang/kain dalam hal ketahanan gosok. Pemanfaatan serat lyocell akhir – akhir ini sudah banyak diterapkan di industri pakaian jadi (gaun wanita dan sesuai untuk pakaian ringan), tektil rumah tangga dan produk non – woven (higienis, kosmetika dan kesehatan). (Fashion Tekstil. Penulis : Adi Kusrianto. Penerbit :Andi Yogyakarta)
Lycra
Lycra (spandex). Bahan spandex sangat populer dengan keelastisannya. Ada berbagai jenis spandex yang tersedia di pasaran, antara lain kaos spandex, spandex korea, spandex balon, hyget spandex, spandex jeans dan sebagainya. Kesemuanya memiliki tingkat elastis yang tinggi. (Cerdas Memilih Bahan Baku Busana. Penulis:Lilik Nurhayati. Penerbit MKS)
Llama
Llama (Lama Glama) adalah binatang camelidae yang juga binatang asli Amerika Selatan. Llama memiliki bulu seperti unta yang terdiri dari bulu pelindung bagian luar yang kasar dan bagian dalam yang lebih halus dan keriting. (Ilmu Tekstil. Penulis : Dewi Suliyanthini. Penerbit: Rajawali Pers)
Lining
Lining merupakan bahan pelapis yang berupa kain yang melapisi bahan utama. Lining sering disebut dengan furing. Pemakaian lining yang tepat dapat memperindah tampilan busana dan dapat meningkatkan mutu busana sehingga nilai ekonominya otomatis juga tinggi. (Cerdas Memilih Bahan Baku Busana. Penulis:Lilik Nurhayati. Penerbit MKS)