Collar. Sepotong bahan yang ditempelkan pada bagian leher pakaian, dalam berbagai variasi bentuk, yaitu:
Bow. Kerah dengan aksen pita dijahitkan pada bagian leher
Collaret. Kerah yang memiliki desain kain melebar dengan aksen kerut atau lipit, yang melingkar pada leher.
Bertha. Kerah lebar menutupi bahu dengan bukaan depan bentuk V
Bateau. Garis leher berpotongan horizontal yang menghubungkan dua titik bahu
Cowl. Kerah jenis Turtleneck dengan desain yang lebih melebar dan besar
Draped. Kerah dengan aksen lipit menjuntai kebawah yang dapat diatur bentuknya sesuai keinginan
Dog ear. Kerah kemeja lebar yang memiliki ujung tumpul
Jabot. Frill bertumpuk yang menempel pada bagian kerah
Plunging. Kerah berpotongan V yang sangat rendah hingga ke tengah dada
Peter pan. Kerah datar dengan sisi – sisi membulat pada ujung kerahnya
Mandarin. Kerah tegak yang memiliki tepi lurus atau bulat dibagian tengah
Polo. Kerah yang memiliki ujung siku pada bagian bawah kerah
Round. Kerah sederhana berbentuk setengah lingkaran
Sailor. Kerah yang banyak ditemui pada seragam pelaut, memiliki desain memanjang dibagian depan dengan garis leher membentuk V
Shawl. Kerah lebar dan memanjang membentuk siluet huruf V
Shirt. Kerah dengan desain klasik dan umum, ujung bawah membentuk siku dengan bagian belakang terlihat lebih tinggi daripada depan.
Sweetheart. Kerah yang terdiri dari dua buah lengkung yang bertemu dibagian tengah
Square. Garis leher membentuk sudut persegi
Tailored. Kerah dengan desain memanjang ke bawah dengandetail satu atau dua buah siku
Stand – up. Kerah berdiri tegak lurus menyerupai kerah mandarin namun lebih kecil.
Turtle. Kerah yang dibuat meninggi hingga sepanjang leher
V – shaped. Kerah yang memiliki bentu seperti huruf V
(visual Dictionary of Fashion. Marsha Windriarani.)