Tips agar pakaian tetap segar

Tips agar pakaian tetap segar

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menjaga agar pakaian tetap segar, diantaranya sebagai berikut:

  1. Pada musim hujan, pakaian tentu belum kering benar ketika diangkat. Untuk menghindari jamur penyebab bau apek, sebaiknya pakaian yang belum benar – benar kering tersebut digantung dan diangin – anginkan dan segera dijemur kembali jika matahari sudah bersinar kembali
  2. Usahakan tidak menyetrika pakaian yang masih lembab dan basah, selain menimbulkan bau apek dan tidak sedap, hal itu akan merusak serat kain. Jika kurang hati – hati,setrikaan dapat membekas pada pakaiansehingga dapat merusak serat kain.
  3. Pastikan pakaian – pakaianyang disimpan sudah benar – benar kering. Pisahkan pakaian – pakaian yang akan digantung dan ditumpuk. Jika pakaian harus ditumpuk. Berkan ruang bernapas bagi koleksi pakaian. Hal ini akan menghindarkan pakaian dari bau apek.
  4. Jika pakaian disimpan dalam waktu yang lama, agar tidak apek dan dimakan ngengat, simpan pakaian itu dalam kardus atau plastik. Lubangi kardus atau plastik tersebut dan beri kapur barus. Selanjutnya, simpan kardus atau plastik berisi pakaian tersebut ditempat yang kering dan cukup udara.
  5. Lemari kayu adalah tempat yang paling bagus untuk menyimpan pakaian karena sudah ada rongga atau celah bagi pakaian untuk bernapas.
  6. Simpan pakaian diruang yang kering dan tidak lembab. Jika menyimpan dalam kardus, beri alas agar kardus tidak langsung terkena lantai. Hal ini penting agar kardus tidak lembab sehingga pakaian tetap awet dan tidak berjamur dan tidak apek
  7. Pastikan pakaian yang disimpan bersih dari noda dan keringat. Noda dan keringat ini akan mengundang ngengat yang akan merusak pakaian
  8. Beri kamper atau kapur barus dalam lemari pakaian,selain untuk mengusir ngengat. Kamper dapat mengharumkan lemari. Sebaiknya jangan menggunakan kamper berwarna karena bisa menimbulkan noda pada pakaian.

(tips merawat pakaian. Eti Syahriyanti. Penerbit Saka Mitra Kompetensi)