Peralatan menjahit

Mesin jahit

Jenis – jenis mesin jahit

  1. Mesin jahit manual/kaki. Adalah mesin jahit yang dioperasikan dengan mengandalkan kayuhan kaki pada pedal.
  2. Mesin jahit tangan. Mesin jahit yang dioperasikan dengan mengandalkan ayunan tangan pada roda penggerak di sebelah kanan atas. Saat ini mesin jahit tangan juga dapat digerakkan dengan listrik menjadi mesin semi otomatis.
  3. Mesin jahit listrik/ otomatis. Mesin jahit yang dihubungkan dengan dinamo sebagai sumber energi, sehingga penggunaannya tidak perlu menggunakan banyak tenaga
  4. Mesin jahit untuk keperluan industri
  5. Mesin jahit untuk tiras kain, lebih lazim dikenal sebagai mesin obras.

*****************************
Sepatu jahit

  1. Sepatu jahit biasa. Digunakan untuk menjahit jahitan lurus pada kain yang pipih. Dapat juga untuk menjahit resleting biasa.
  2. Sepatu jahit sebelah. Digunakan untuk menjahit bahan yang bervolume.
  3. Sepatu resleting semi otomatis. Digunakan untuk memasang resleting pada mesin jahit semi otomatis
  4. Sepatu resleting Jepang. Digunakan khusus untuk menjahit resleting Jepang.
  5. Sepatu resleting industri. digunakan untuk menjahit keset biasa maupun nasehatin Jepang dipasang pada mesin jahit industri

*****************************

Setrika

Setrika diperlukan saat membuat bagian-bagian busana misalnya ban pinggang, kerah, manset, kupnat, dan lain-lain.

Ada beberapa jenis setrika, antara lain:

  1. Setrika manual, adalah setrika yang tidak bisa diatur temperaturnya. Pemanasnya dapat berasal dari listrik atau bara arang. Agar tidak merusak kain, lapisi bahan yang disetrika dengan kain katun. Akan lebih baik jika kain katun tersebut agak lembab.
  2. Setrika elektrik otomatis, adalah setrika listrik yang mempunyai temperatur yang dapat disesuaikan dengan jenis kain yang akan disetrika.
  3. Setrika dengan semprotan air, adalah setrika yang mempunyai semprotan air dibagian depan, yang dapat disemprotkan pada kain sembari menggerakkan setrika. Gunanya agar kain yang terkena air dapat lebih licin. Menggunakan setrika semacam ini juga harus menggunakan alas kain lembab agar tidak hangus.
  4. Setrika uap, adalah setrika yang dapat mengeluarkan uap pada alasnya. Gunanya adalah untuk memanaskan bahan yang disetrika agar lebih licin dan mudah dibentuk. Biasanya digunakan untuk menyetrika kerah, manset, ban pinggang, serta bagian lain yang perlu dilapisi dengan kain keras, kain kapas atau viselin.

Papan setrika

Gunanya adalah alas untuk menyetrika busana maupun bagian busana yang belum jadi. Papan setrika yang baik biasanya beralaskan busa setrika atau bahan tebal. Papan setrika berbentuk khusus akan memudahkan saat menyetrika rok, kemeja, blus atau lengan, karena bagian yang telah disetrika dapat diletakkan dibagian bawah meja, sementara menyetrika bagian lainnya.

Bantal setrika

Bantal setrika berbentuk unik ini akan sangat membantu saat menyetrika bagian-bagian yang mempunyai bentuk khusus.

Ada beberapa macam bantal setrika sesuai fungsinya, antara lain:

  1. Bulat. Digunakan untuk menyetrika bagian-bagian yang berbentuk bulat. Misalnya puncak payudara, puncak lengan, pinggul, dll.
  2. Bulat panjang. Digunakan untuk menyetrika garis patah kerah, bahu, pinggul, klep/gulbi, manset, dll.
  3. Panjang. Digunakan untuk menyetrika bahan yang perlu kupnat yang dipecah (pecah naad). Misalnya lengan jas, jaket atau safari. Dapat juga untuk menyetrika kaki celana panjang.