Chantilly lace. Renda kumparan ini ditenun dibanyak kota kecil di Eropa, termasuk Grammont di Belgia, serta Chantily dan Bayeux di Prancis. Renda ini biasanya berwarna hitam dengan bunga – bunga yang meliuk dan titik – titik kecil yang memenuhi latar belakang yang halus. Syal chantily wrna hitam atau putih popular pada akhir abad ke – 19. (A to Z istilah fashion. Goet Poespo. Penerbit PT. Gramedia)
Kategori: Tidak Dikategorikan
Chambray
Chambray. Sejenis kain dengan struktur tenun polos. Benang pakannya terdiri atas benang yang umumnya dicelup dengan warna biru sedangkan benang lusinya berwarna putih. Serat yang digunakan bisa katun atau sintetis. Awalnya kain ini dibuat untuk para petani di kota Cambrai, Prancis. (Kamus Mode Indonesia. Irma Hadisurya,dkk. Penerbit Gramedia)
Challis
Challis. Bahan tenunan polos ringan, aslinya terbuat dari sutera serta wol dan dicetak dengan pola bunga – bunga yang lembut. Istilah ini diyakini berasal dari kata Anglo – Indian “shale” yang berarti lembut. Pada abad ke 20, challs dibuat dari bahan wol yang dicampur dengan katun dan rayon, serta sering digunakan sebagai bahan untuk gaun. (A to Z istilah fashion. Goet Poespo. Penerbit PT. Gramedia)
Catsuit
Catsuit. Pakaian terusan, biasanya berlengan panjang dan terdaoat bukaan depan rieleting atau kancing dari bagian tengah sampai leher. Pakaian ini popular pada tahun 1960-an dan terbuat dari bahan yang melekat pada tubuh. Catsuit seringkali dipasangkan dengan sepatu boots . (A to Z istilah fashion. Goet Poespo. Penerbit PT. Gramedia)
Pencemaran lingkungan
Pencemaran lingkungan. Pencemaran lingkungan menurut ensklopedia ilmu pengetahuan dari Grolier adalah masuknya material atau energy ke dalam air, tanah atau udara yang menyebabkan kerusakan atau kerugian secara akut (jangka pendek) atau kronis (jangka panjang)terhadap keseimbangan ekologi bumi atau kualitas hidup yang lebih rendah. (Pencemaran Lingkungan. Tri Haryanto. Penerbit Cempaka Putih)
Pencegahan pemanasan global
Pencegahan pemanasan global. Pemanasan global terjadi sebagai akibat kegiatan manusia yang mencemari udara diseluruh dunia. Fenomena pemanasan global dapat dicegah dengan tindakan, antara lain: (1) menghemat energy. (2) mengelola sampah. (3) mengurangi pembakaran. (4) menanam pohon. (5) menghindari gaya hidup konsumtif. (Pencemaran Lingkungan. Tri Haryanto. Penerbit Cempaka Putih)
Cashmere
Cashmere. Serat alami yang sangat mewah berasal dari bulu dibagian perut kambing Kashmir yang hidup di Tibet, Mongolia, China, Irak, Iran dan India. Benang yang terbuat dari bulu Kashmir umumnya digunakan untuk baju hangat karena sifatnya yang lembut dan hangat. (Kamus Mode Indonesia. Irma Hadisurya,dkk. Penerbit Gramedia)
Cashmere
Cashmere adalah serat natural yang sulit didapat. Bahannya disisir dari bulu kambing Kashmir yang terdapat di pedalaman Mongolia, RRC, Iran, Irak, Turki dan Afganistan. Cashmere dikenal sejak abad ke – 4 dan digunakan secara besar – besaran di Eropa sejak abad ke – 19. Ketika itu, cashmere seingkali dibuat untuk gaun anak – anak serta dicampur dengan serat lainnya untuk membuat pakaian wanita. Pada abad ke – 20, cashmere digunakan untuk mantel, gaun, selendang dan sweater. Karena cashmere merupakan bahan yang mahal untuk diproduksi, pencampuran dengan serat lain sering dilakukan, seperti wol. Pakaian yang terbuat dari cashmere dianggap sebagai barang mewah. (A to Z istilah fashion. Goet Poespo. Penerbit PT. Gramedia)
Cartwheel hat
Cartwheel hat. Topi dengan pinggirang yang sangat lebar, biasanya lurus tetapi kadangkala melengkung keatas. Bagian mahkota topi ini dalam dan biasanya terbuat dari jerami. Topi ini popular mulai dari sebelum dan sesudah Perang Dunia II sampai akhir tahun 1950 – an. (A to Z istilah fashion. Goet Poespo. Penerbit PT. Gramedia)
Cartier
Cartier. Perusahaan yang membuat perhiasan dari permata ini di dirikan di Paris pada tahun 1847 oleh Louis Francois Cartier, dan sampai sekarang diteruskan oleh anak – cucunya. Pada peralihan abad, Cartier adalah sebuah peusahaan permata yang sangat terkenal dan telah memasok ke rumah bangsawan di seluruh dunia. Cucu kedua Cartier, Pierre membuka cabang di London, Inggris dan pada tahun 1909, beliau membuka cabang lagi di New York, Amerika. Cartier tidak hanya terkenal dengan perhiasannya, namun juga jam tangannya. Pada tahun 1931, Cartier terkenal dengan jam mewah anti airnya. (A to Z istilah fashion. Goet Poespo. Penerbit PT. Gramedia)