Dress

Dress dapat diartikan gaun, rok, blus, yaitu busana yang menunjukan kesempatan tertentu, misalnya bisana untuk kesempatan resmi disebut dress suit,  busana seragam dikatakan dress uniform dan busana untuk pesta disebut dress 25 party. Dress juga menunjukan model pakaian tertentu seperti long dress, sack dress dan Malaysian dress. (Belajar Tata Busana Mudah dan Menyenangkan. Mila Fadila. Penerbit LKP)

Dress clip

Dress clip. Bagian dari fashion yang muncul untuk pertama kalinya sekitar tahun 1930. Dress clip terdiri dari dua perhiasan clip (bros peniti) yang disematkan dibagian bawah pundak sebuah gaun atau blus. Bahannya biasanya dari “damante” dan merupakan aksesoris penting selama tahun 1930 – an dan 1940 – an yang dipakai pada malam hari dengan “cocktail dress”. (A to Z Istilah Fashion. Goet Poespo. Penerbit Gramedia)

Drawers

Drawers. Celana ini adalah celana knickers yang longgar dan panjang. Pada awalnya pemakaian drawers terlihat dibawah rok, dan pada awal abad ke – 19 telah umum menjadi pakaian dalam. Banyak modelnya yang berbukaan di bagian belakang dan juga terdapat model yang berbukaan di depan dan belakang. Drawers biasanya dibuat dari bahan katun dan linen. Ketika siluet langsing menjadi fashionable pada awal tahun 1900 – an, drawers digantikan oleh pakaian yang tidak terlalu longgar seperti “camiknickers”. (A to Z Istilah Fashion. Goet Poespo. Penerbit Gramedia)

Double knit

Double knit (rajutan jarum ganda) sering juga disebut interlock. Bahan tersebut biasanya dipakai untuk busana bayi dan anak – anak. Contohnya bahan combed ‘D (D untuk jarum ganda). Ciri – ciri bahan double knit, yaitu : dua permukaan, jadi bisa dibolak – balik. Permukaan atas dan bawah bisa dipakai, rajutan tidak rapat, kenyal, lembut, lentur. (Cerdas Memilih Bahan Baku Busana. Penulis:Lilik Nurhayati. Penerbit MKS)

Dorothy bag

Dorothy bag. Tas tangan (purse) yang dinamakan sesuai dengan tema sandiwara berjudul “Dorothy” yang populer di Inggris pada tahun 1880 – an. Tas ini dibuat dari sehelai kain berbentuk segi empat panjang yang diberi tali pita elastik atau rantai pada bagian leher tas, yang bila ditarik akan menutup lubang atas dan membentuk sedikit jumbai kerut. Model tas ini populer pada tahun 1880 dan 1920. (A to Z Istilah Fashion. Goet Poespo. Penerbit Gramedia)

Donkey Jaket

Donkey Jaket. Pada awalnya adalah jaket para pekerja, memiliki panjang sampai ke pinggul, berpotongan pundak lebar, serta berlengan panjang. Jaket ini dibuat dari bahan melton, serge atau wol. Pada tahun 1920 – an, jaket ini pertama kali diadaptasi menjadi pakaian kasual dan kembali populer pada tahun 1950 – an. Beberapa versi dijahitkan tambalan kulit pada kedua siku lengannya dan melintang diatas pundak. (A to Z Istilah Fashion. Goet Poespo. Penerbit Gramedia)

Djellabah

Djellabah adalah jubah dengan atau tanpa tudung yang berasal dari Maroko. Jubah ini berlengan lebar dan panjang. Dipakai terbuka pada leher dengan keliman mencapai lutut atau lebih. Aslinya terbuat dari bahan katun atau wol dan seringkali dilengkapi dengan trim dan bis anyaman. Selama tahun 1960 dan 1970 – an, bentuk djellabah digunakan oleh banyak perancang sebagai inspirasi untuk model mantel dan gaun. (A to Z Istilah Fashion. Goet Poespo. Penerbit Gramedia)

Desainer

Desainer adalah seseorang yang mengeskpresikan ide dan kreativitasnya dalam bentuk rancangan busana. Rancangan busana tercipta karena melalui sebuah proses berpikir dengan memadukan ilmu seni rupa dengan unsur – unsur lain yang mendukung. Unsur yang digunakan untuk mewujudkan desain sehingga orang lain dapat membaca desain tersebut. Maksud dari unsur disini adalah unsur – unsur desain yang terdiri dari garis, arah bentuk,ukuran value dan warna. Melalui unsur – unsur visual inilah seorang desainer dapat mewujudkan rancangannya. (Belajar Tata Busana Mudah dan Menyenangkan. Mila Fadila. Penerbit LKP)

Desain

Desain merupakan pola rancangan yang menjadi dasar pembuatansuatu benda seperti busana. Desain dihasilkan melalui pemikiran, pertimbangan, perhitungan, cita, rasa, seni. Serta kegemaran orang banyak yang dituangkan diatas kertas berwujud gambar. Desain ini mudah dibaca atau dipahami maksud dan pengertiannya oleh orang lain sehingga mudah diwujudkan ke bentuk benda yang sebenarnya. (Prakarya dan kewirausahaan Tata Busana di Madrasah Aliyah. Penulis Dr.Suprihatiningsih. Penerbit deepublish)

Desain busana

Desain busana. Secara umum desain busana sering dibagi menjadi 2 golongan berdasarkan laki – laki dan perempuan, karena desain yang berbeda memerlukan bahan yang berbeda pula. Busana laki – laki :Celana, kemeja, T- shirt, koko, rompi, jas, blazer. Busana wanita: rok, celana panjang, pendek,sedang, blus, gaun, bolero, kulot, cardigan,tunikdan lain – lain. Busana wanita sangat beragam baik dari baik dari desain maupun bahannya. (Cerdas Memilih Bahan Baku Busana. Penulis:Lilik Nurhayati. Penerbit MKS)