Fair isle

Fair isle adalah istilah yang digunakan untuk menyebut sebuah desain geometris warna – warni, yang dinamakan dari tempat asalnya, yaitu sebuah pulau di bagian utara Skotlandia. Pada “sweater” desain fair isle biasanya melintang dibagian dada. Selama tahun 1920 – an, Price of Wales membantu memopulerkan sweater fair isle yang dikenakannya untuk bermain golf. (A to Z Istilah Fashion. Goet Poespo. Penerbit Gramedia)

Faille

Faille. Kain sutera atau rayon yang ringan, lembut dan mengkilap, dengan efek guratan menyilang. Bahan ini serupa grossgrain (pita bergurat), namun lebih lembut. Faille telah digunakan sejak abad ke – 19 untuk pakaian wanita, khusunya mantel dan gaun. (A to Z Istilah Fashion. Goet Poespo. Penerbit Gramedia)

Ethnic

Ethnic. Para perancang busana dan penulis menggunakan istilah ini untuk menyebut busana yang diilhami oleh pakaian penduduk asli dari Amerika Selatan, Afrika, Timur Tengah, Timur Jauh, Oriental, Pasifik, serta negara yang sebagian besar penduduknya adalah petani. Pakaian etnik hampir selalu sederhana namun fungsional. Beberapa pakaian etnik memiliki motif seperti pakaian belum – jadi (un – finished) dan bertenunan kasar, sementara yang lain dibuat dengan keahlian yang cukup tinggi serta dekorasi yang teliti. Selama tahun 1970 – an, pakaian etnik sangat populer dan dipadukan dengan busana fashionable karya perancang terkenal. (A to Z Istilah Fashion. Goet Poespo. Penerbit Gramedia)

Espadrille

Espadrille. Sepatu bersol dari tali cord atau tambang, dengan penutup atas dari bahan kanvas. Sepatu ini aslinya berasal dari negara – negara mediterania dan pada umumnya dipakai oleh para nelayan. Selama pertengahan abad ke – 20 populer sebagai sepatu musim panas bagi wanita. (A to Z Istilah Fashion. Goet Poespo. Penerbit Gramedia)

Envol

Envol. Istilah envol yang berarti “flight” (terbang) atau “winged” (bersayap) dipakai oleh Christian Dior untuk koleksi busananya pada tahun 1948. Busana tersebut terdiri dari rok yang menyembul pada bagian belakang seperti bustle serta jaket pendek bermanset dalam kerah berjarak. Model lainnya adalah jaket lebar yang berpotongan penuh pada bagian belakang dan dipasangkan dengan rok lurus tubular. (A to Z Istilah Fashion. Goet Poespo. Penerbit Gramedia)

Engageantes

Engageantes. Separuh lengan baju yang dapat dicuci terpisah dan dialikan kembali pada lengan di dalamnya yang berbentuk lonceng atau pagoda (pagoda sleeves). Pada bagian pergelangan tangan terdapat manset atau jumbai kerut terbuka. Engageantes dipakai dari pertengahan sampai akhir abad ke – 18. (A to Z Istilah Fashion. Goet Poespo. Penerbit Gramedia)

Egyptian fashion

Egyptian fashion merupakan gaya atau trend yang mengacu pada cara berpakaian wanita Mesir kuno. Penggalian peninggalan kuno di Mesir selama tahun 1890 – an mendorong peniruan cara berpakaian wanita Mesir, terutama gaun, hiasan kepala dan permata. Penemuan pada tahun 1922 dari makam Tutankhamen memopulerkan model gaun berjuntai dan berjumbai serta “headbands”, motif piramida dan kumbang scarab. (A to Z Istilah Fashion. Goet Poespo. Penerbit Gramedia)

Duster

Duster. Mantel panjang dan ringan yang terbuat dari bardine atau wol, diperkenalkan pada akhir abad ke – 19 untuk berkendara mobil. Duster memiliki lengan panjang, berkerah tinggi dan menutup tubuh dari leher sampai bawah lutut atau mata kaki. Pada jaman sekarang, duster lebih dianggap sebagai pakaian rumah untuk wanita. (A to Z Istilah Fashion. Goet Poespo. Penerbit Gramedia)

Duffle bag

Duffle bag. Tas kanvas kokoh berbentuk silinder yang pada awalnya digunakan oleh para pegawai bagian pelayanan untuk membawa peralatan mereka. Tali cord yang kuat dimasukan melalui mata lubang dan ditarik untuk menutup bagian atas tas. Tas ini digunakan sebagai tas pundak dan dibuat dari bermacam bahan selama tahun 1970 – an. (A to Z Istilah Fashion. Goet Poespo. Penerbit Gramedia)

Drop needle

Drop needle merupakan jenis rajutan dengan variasi cabut jarum. Bahan tersebut dipakai untuk rib leher pada T-shirt, kaos singlet dan T- shirt pas pada wanita. Ciri ciri bahan busana drop needle yaitu : rajutan bertekstur garis lurus vertikal, lembut, lentur. (Cerdas Memilih Bahan Baku Busana. Penulis:Lilik Nurhayati. Penerbit MKS)