Nylon adalah serat yang sepenuhnya sintetis. Dikenal karena kekuatannya, elastisitas, tidak mudah rusak dan ketahanannya terhadap minyak dan lemak. Nylon menolak abrasi dan tidak menyusut atau meregang saat dicuci. Kain nilon memiliki tingkat srap yang rendah. Maka dari itu bahan ini sering digunakan untuk pakaian renang, olahraga dan pakaian pengantin. Salah satu kelemahannya adalah bahan ini dapat terdegradasi oleh sinar ultraviolet. (Fashion Tekstil. Penulis : Adi Kusrianto. Penerbit :Andi Yogyakarta)
Penulis: honeycreations.wordpress.com
Olefin
Olefin ditemukan pada tahun 1957 dan pertama kali diperkenalkan secara komersial tahun 1961 di Amerika. Sebagai bahan pakaian, serat olefin digunakan dalam activewear, pelapis dan pakaian hangat. Olefin adalah hidrofobik yang memungkinkan mereka untuk cepat kering. Serat olefin jenis serat sintetis yang dibuat dari polyolefin, seperti polypropylene maupun polyethylene. Serat olefin memiliki bentuk serat yang besar sehingga sering digunakan sebagai pelapis atau penutup yang baik, tetapi memiliki berat jenis yang rendah. Digunakan untuk wallpaper, carpeting juga tali tampar dan interior kendaraan bermotor. (Fashion Tekstil. Penulis : Adi Kusrianto. Penerbit :Andi Yogyakarta)
Motif Songket Minang
Motif Songket Minang. Pada dasarnya motif – motif yang terdapat dalam tenun songket Minang adalah pola Cukie dan Sungayang. Cukie adalah sebuah pola yang mengisi bagian – bagian dari kain. Misalnya Cukie untuk bahan kain, Cukie untuk kepala kain, cukie untuk pinggiran kain dan cukie yang membatasi antar beberapa motif. Sementara itu Sungayang adalah corak keseluruhan kain tenun atau Songket. (Kain – kain tekstil di Indonesia. Penulis Cepy Suherman. Penerbit Talenta Pustaka Indonesia)
Motif Sasirangan
Motif Sasirangan. Setiap motif sebenarnya memiliki makna – makna filosofis. Kain Sasirangan sendiri merupakan salah satu bentuk gambaran dari ciri kebudayaan masyarakat Kalimantan Selatan. Dengan kata lain, dengan membaca kain Sasirangan, kita dapat mengetahui beraneka macam nilai yang berkembang dalam mayarakat Kalimantan Selatan. (Kain – kain tekstil di Indonesia. Penulis Cepy Suherman. Penerbit Talenta Pustaka Indonesia)
Mohair
Mohair adalah serat yang kehalusannya mirip sutra, tetapi terbuat dari bulu panjang (oleh karenanya terbuat disebut rambut) dari kambing anggora. Keistimewaan mohair karena memiliki kilau dan kecemerlangan yang sangat bagus serta memberi efek yang hangat dan lembut. Mmiliki daya serap terhadap kelembaban yang tinggi. Mohair biasanya dianggap lebih dan harganya lebih mahal dibandingkan wool. Serat ini banyak diproduksi sebagai bahan sweater mewah. (Fashion Tekstil. Penulis : Adi Kusrianto. Penerbit :Andi Yogyakarta)
Mohair
Mohair adalah serat bulu kambing Angora yang berasal dari Asia kecil. Mohair biasanya seperti kain atau benang. Sifatnya tahan lama dan tahan banting, memiliki kilau dan kemilau yang tinggi. Sering digunakan untuk campuran serat untuk menambahkan sifat – sifat ini untuk tekstil. Mohair hangat dimusim dingin karena memiliki sifat isolasi yang baik, namun tetap sejuk dimusim panas karena kelembaban wicking. Karena tahan lama, alami elastis, tahan api dan tahan lipatan, maka dianggap serat mewah, seperti khasmir, angora dan sutra dan biasanya lebih mahal daripada kebanyakan wol yang berasal dari domba. (Ilmu Tekstil. Penulis : Dewi Suliyanthini. Penerbit: Rajawali Pers)
Model busana
Model busana. Model sebuah busana sangat berpengaruh bagi pemakai busana. Model busana juga menunjukan kepribadian orang yang memakanya. Kalau dilihat gender, antara laki – laki dan perempuan sangat dibedakan model busananya, misalnya, rok, jilbab, sepatu high heels, bikini dan lainnya yang biasanya hanya digunakan untuk perempuan. Jas, kopiah, surban dan lainnya yang bisasanya dipakai untuk kaum laki – laki. Dilihat dari usia, kepribadian seseorang juga bisa dilihat dari model busana favoritnya. Misalnya anak kecil yang lebih menyukai model busana yang bermotif hewan, kartun dan tokoh – tokoh superhero. Dari segi bentuk, anak kecil biasanya menyukai busana yang dibentuk menyerupai hewan juga, seprti jaket khusus anak kecil yang biasanya diberi telinga kelinci dan hewan lainnya. Anak muda atau remaja tanggung lebih menyukai model busana yang sedang ngetrend dikalangan anak muda, seperti celana jeans. Model busana anak muda selalu berubah mengikuti trend seperti kepribadian anak muda yang masih labil karena mencari jati diri. Oleh karena itu, mereka mudah sekali ikut – ikutan, terutama mengikuti orang yang diidolakannya. Hal ini tentunya berbeda dengan model busana pakaian orang dewasa yang biasanya lebih suka dengan model busana fomal dan tidak begitu suka memakai pakaian kekinian atau yang sedang trendi di kalangan anak muda. Pembawaan seseorang juga mempengaruhi selera model busana seseorang. Orang yang pembawaannya santai dan tidak suka ribet, biasanya lebih suka memakai pakaian santai seperti kaus, celana pendek, baju tranining dan sebagainya kecuali diacara – acara formal. Sementara itu, orang yang suka dengan hal – hal yang serius atau formal biasanya lebih menyukai baju – baju yang formal untuk menunjukan siapa dirinya. (Komunikasi dibalik busana. Penulis Sihabuddin. Penerbit Arruzz Media 2019)
Modal
Modal (polynosic) merupakan selulosa yang diregenerasi menjadi semacam rayon vikosa tetapi dengan derajat polimerisasi yang lebih tinggi dengan panjang rantai molekul dua kali lipat dari rayon. (Cerdas Memilih Bahan Baku Busana. Penulis:Lilik Nurhayati. Penerbit MKS)
Microfiber
Microfiber adalah sebutan untuk serat yang sangat sangat halus dan memiliki ukuran sekitar 1 denier, lebih kecil dari diameter sutra, bahkan 1/5 dari diameter rambut manusia. Microfiber ditemukan di Jepang tahun 1980, kemudian dikembangkan lagi di Jerman oleh Hoechst AG pada tahun 1986, Dupont (1990) dan BASF (1992). Jenis yang paling umum dari microfiber terbuat dari poliester, poliamida )misalnya nylon, kevlar, namex, trogamide). Microfiber digunakan sebagai bahan campuran (blended fiber) dengan serat lain untuk memperoleh sifat – sifat serat yang dikehendaki, misalnya untuk memperoleh efek seperti benang sutra, efek kelembutan, ketangguhan, daya serap, antiair, elektrostatika dan kemampuan filtering. Selain untuk bahan apparel, microfiber juga digunakan sebagai produk pembersih. (Fashion Tekstil. Penulis : Adi Kusrianto. Penerbit :Andi Yogyakarta)
Meteran dan skala
Meteran dan skala. Meteran biasanya berukuran lebar 1,5 cm dan panjangnya 150 cm. Pada meteran ada 2 ukuran dengan cm dan inchi. Pada buasana wanita biasanya menggunakan ukuran cm, sedangkan pada penjahit tailor – tailor biasanya menggunakan ukuran inchi. Kegunaan meteran adalah untuk mengukur badan seseorang yang akan dibuatkan pakaian, juga akan membuat pola pakaian dengan ukuran sebenarnya. Jika membuat pola pada buku, biasanya digunakan skala ukuran yang mencantumkan ukuran skala ½ , ¼ , 1/6 dan 1/8. Menyimpan meteran sebaiknya dalam keadaan tergulung, terlipat atau menggantung sehingga lebih tahan lama. (Keterampilan Tata Busana di Madrasah Aliyah jilid 1. Penulis Dr. Hj. Suprihatiningsing. Penerbit Deepublish)