Rayon

Rayon adalah regenerasi dari serat selulosa. Terbuat dari selulosa murni, terutama dari pulp kayu, yang secara kimiadiubah menjadi senyawa larut. Disemprotkan melalui spinnet sehingga berbentuk serat filamen. Karena rayon terbuat dari polimer alami, oleh karenanya dianggap sebagai serat semisintetik. (Fashion Tekstil. Penulis : Adi Kusrianto. Penerbit :Andi Yogyakarta)

Rami

Rami merupakan serat tumbuh – tumbuhan jenis Boehmeria Nivea. Serat rami telah digunakan di Cina beberapa tahun silam. Serat tersebut mudah tumbuh diudara yang lembab dan panas. Pohonnya dipanen dengan cara ditebang. Setelah ditebang tunas baru akan segera muncul dengan segera. Serat rami mentah diekspor ke Jepang dimana serat tersebut dipintal menjadi kain. Jepang merupakan negara terbesar penghasil benang dan kain rami, selain itu Jerman dan Perancis juga memproduksi rami. Serat rami digunakan untuk jala, kanvas dan tali temali. (Ilmu Tekstil. Penulis : Dewi Suliyanthini. Penerbit: Rajawali Pers)

Rambut unta

Rambut unta. Negara penghasil rambut unta adalah Cina, Mongolia, Afghanistan dan sebagian kecil dihasilkan oleh Iran, Pakistan dan Iran. Rambut unta sangat kuat. Rambut unta banyak dipergunakan untuk pakaian laki – laki terutama untuk pakaian luar bermutu tinggi. (Ilmu Tekstil. Penulis : Dewi Suliyanthini. Penerbit: Rajawali Pers)

Rader

Rader adalah alat untuk memindahkan garis pola pada kain/bahan. Rader ada 2 macam, yaitu rader beroda licin dan rader bergerigi. Untuk bahan yang tidak dapat dirader dengan rader bergerigi dipakai rader licin. Cara menggunakan rader bergerigi harus berhati – hati untuk menghindari kerusakan pada kain. (Keterampilan Tata Busana di Madrasah Aliyah jilid 1. Penulis Dr. Hj. Suprihatiningsing. Penerbit Deepublish)

Putih

Putih. Warna putih mempunya sifat bercahaya, lembut dan menyenangkan. Warna ini sering diasosiasikan dengan hal – hal yang bersifat suci dan bersih. Oleh karena itu, warna ini sering dipakai dalam acara seperti pernikahan, juga dipakai seragam oleh dokter, juru rawat dan anak sekolah. . (Panduan Lengkap Membuat Pola dan Menjahit Busana. Penulis : Prima Olimpiade Kristi dan Nurhastuti Putri Utami. Penerbit:Trans Idea Publishing. 2015)

Produksi massal

Produksi massal. Untuk produksi massal bahan tidak dilipat dua tetapi dikembangkan, polanya juga dibuat lengkap (utuh) bukan sebelah, pola tersebut itulah yang disusun untuk membuat marker, dan marker ini selain untuk menghitung jumlah bahan, juga dipakai sebagai pedoman untuk ukuran penggelaran bahan (spreading). Setelah siap marker ditempelkan diatas spreading yang akan digunting. (Prakarya dan kewirausahaan Tata Busana di Madrasah Aliyah. Penulis Dr.Suprihatiningsih. Penerbit deepublish)

Ponco

Ponco. Dahulu ponco adalah pakaian yang dikenakan oleh suku – suku Indian di Peru untuk melindungi diri dari terpaan angin dan hujan. Ponco sebenarnya termasuk dalam kategori baju hangat. Pakaian ini merupakan model pakaian yang dibuat satu lembar dan hanya punya satu lubang ditengahnya agar kepala bisa masuk. Kini ponco menjadi salah satu pakaian yang banyak digemari sebagai model dengan variasi dan bahan yang baru. (Prakarya dan kewirausahaan Tata Busana di Madrasah Aliyah. Penulis Dr.Suprihatiningsih. Penerbit deepublish)

Poncho

Poncho merupakan pakaian yang dikenakan oleh suku – suku Indian di Peru untuk melindungi diri dari terpaan angin dan hujan. Pakaian ini merupakan pakaian yang dibuat dari satu lembar kain dan hanya memiliki satu lubang ditengahnya, untuk kepala masuk. Bagian sisi poncho dibiarkan tidak dijahit. Pada awalnya poncho terbuat dari kulit binatang. Hal tersebut menjadikan poncho termasuk kedalam kategori baju hangat. Poncho sendiri adalah suatu bentuk dasar pakaian yang berasal dari pnduduk asli Amerika, yaitu bangsa Meksiko dan Peru – Indian dan sekarang ini poncho sudah hampir hilang di negeri asalnya. Bentuk aslinya, poncho dipergunakan sebagai penutup badan bagian atas. Poncho terdiri dari selembar kain yang dilipat melebar ditengah – tengahnya. Pada lipatan ini dicari tengah – tengahnya lalu dibuat lubang untuk masuknya leher. (Belajar Tata Busana Mudah dan Menyenangkan. Mila Fadila. Penerbit LKP)

Polynosic

Polynosic. Serat polinosic merupakan serat yang dibuat lebih baik dari rayon viskosa dengan memperhatikan kekurangan – kekurangan rayon viskosa. Sifat polynosic mempunyai derajat polimerisasi lebih tinggi serat mikrofibril yang tidak terdapat dalam rayon viskosa. Kekuatan serat lebih tinggi, mulur lebih rendah, perbandingan kekuatan basah dan kering jauh lebih tinggi dan penggelembungan dalam air lebih kecil. Polysonic dibuat dalam bentuk stapel dan digunakan terutama untuk tekstil pakaian dan juga kain tirai. (Ilmu Tekstil. Penulis : Dewi Suliyanthini. Penerbit: Rajawali Pers)

Pola dasar

Pola dasar merupakan pola yang dibuat berdasarkan ukuran badan pemakai yang digambar diatas kertas menggunakan perhitungan matematika sesuai dengan sistem yang digunakan. Sementara itu, pecah pola merupakan teknik memecah pola sesuai bagian – bagian pola berdasarkan analisis desain busananya. . (Panduan Lengkap Membuat Pola dan Menjahit Busana. Penulis : Prima Olimpiade Kristi dan Nurhastuti Putri Utami. Penerbit:Trans Idea Publishing. 2015)