Busana

Busana. Menurut Thorstein Veblen dalam bukunya Theory of the Leisure Class (1899), mengatakan bahwa semua busana dengan segala modelnya adalah simbolis, baik itu bahan, potongan da hiasannya yang ditentukan oleh pertimbangan – pertimbangan mengenai kehangatan, kenyamanan dan kepraktisan. Busana menjadi simbol bukan karena bendanya itu sendiri, melainkan karena dijadikan simbol oleh manusia. Selain itu, busana bisa menjadikan orang yang memakainya menjadi simbol karena pengaruh busana yang dikenakannya. (Komunikasi dibalik busana. Penulis Sihabuddin. Penerbit Arruzz Media 2019)