Artificial silk

Artificial silk. Istilah yang digunakan antara tahun 1890 dan tahun 1920 – anuntuk menyebut bahan yang terbuat dari serat rayon yang memiliki tampilan serupa sutera. Pada tahun 1889, seorang Perancis bernama Comte Hilaire de Chardonnet memamerkan sutera sintetis yang berbahan dasar selulosa. Produksi pertama secara komersil dimulai di Perancis pada tahun 1891, yaitu digunakan oleh pabrik pakaian dalam. Kemudian pada abad ke 20, bahan ini digunakan untuk pembuatan blus dan gaun. (A to Z istilah fashion. Goet Poespo. Penerbit PT. Gramedia)