Jahitan Dasar untuk Menjahit tangan
a. Menyimpul benang
– Masukan benang ke jarum. Buat simpul dekat ujung benang. Masukan ujung benang yang pendek ke simpul ujung yang panjang. Tarik benang melalui simpul.
– cara lain: tarik ujung benang hingga membentuk simpul. Cobalah untuk tidak menarik ujung yang pendek atau terlepas dari simpul.
b. Simpul gulung
Gulung benang di salah satu jari telunjuk. Lepaskan simpul, tahan dengan ibu jari dan telunjuk. Tarik ujung yang lain untuk mematikan simpul.
c. Tusuk simpul dan tikam jejak
– Tusuk simpul
Buatlah simpul. Masukan jarum keluarkan dekat simpul, masukan lagi jarum pada simpul, buat tusuk balik.
– tusuk tikam jejak ganda
Buat tusuk sepanjang 3mm, kendurkan ujungnya. Buat tusuk mundur kedua menumpuk pada yang pertama.
d. Jelujur dasar dan diagonal
– Jelujur dasar
Kerjakan dibagian bahan yang buruk. Dari kiri ke kanan. Masukan jarum, keluarkan berjarak sekitar 6 – 10mm. Buat tusuk seimbang panjangnya pada kedua sisi bahan.
– Diagonal panjang
Buat tusukan sepanjang 2,5cm, lalu naikan dan buat tusukan lain membentuk diagonal. Tusukan ini untuk menyatukan dua potong bahan yang lebar.
– Jelujur diagonal pendek
Caranya sama seperti diagonal panjang, hanya jahitannya lebih rapat dan pendek. Tusukan ini untuk menyatukan beberapa lapis bahan seperti ketika membuat lipit.
e. Merapikan tepi
Tusuk flanel atau obras
Masukan jarum menembus bahan, kerjakan dari belakang kedepan, 2 – 3 mm dari tepi bahan. Arahkan jarum ke kiri, keluarkan kembali dari belakang ke depan.
f. Tusuk tikam jejak
Buat tusuk kecil, kerjakan dari kanan ke kiri. Masukan jarum pada awal tusukan tadi dan bawa keluar kembali ditempat benang keluar.
g. Mengakhiri jahitan
Gunakan tusuk tikam jejak untuk mengakhiri jahitan permanen diatas beberapa tusukan akhir. Lalu buat simpul kecil. Buat satu tusukan lagi ditempat itu dan masukan jarum melalui simpul pada tusukan pertama. Simpulkan benang. Buatlah simpul sekecil mungkinMenjahit pakaian
a. Membuat kelim
Ada beberapa jenis kelim, yaitu:
– Kelim datar : kelim yang menyatukan dua bahan, cocok untuk hampir semua jenis kain.
– Kelim polos : kelim yang sejajar dengan tepi kain
– Kelim sudut : kelim untuk menjahit bagian lengkungan pada kerah, manset atau membuat detail rapi pada jahit tindasan
– Kelim perancis: kelim yang rapi, kecil dan cocok untuk bahan yang tipis dan menerawang. Jahitan kelim ini dengan mesin sebaiknya tidak lebih dari 6mm.
– Kelim lengkung/kelim princess : kelim yang dibuat dengan menyatukan lengkung kedalam dan lengkung keluar
b. Jenis kupnat
– kupnat dada : membuat dada tampak penuh
– kupnat pinggang :membentuk bagian pinggang dan pinggul
– kupnat Perancis: dibuat dibagian depan busana, mulai dari pinggul pada kampuh sisi hingga ke dada