Tusuk jelujur biasanya digunakan sebagai hiasan pinggiran saputangan, pakaian bayi, dan pinggiran blus/rompi remaja. Tusuk jelujur ini juga berguna sebagai jahitan sementara dalam membuat busana untuk memberi tanda agar jahitan lebih rapi. (Keterampilan Tata Busana di Madrasah Aliyah jilid 1. Penulis Dr. Hj. Suprihatiningsing. Penerbit Deepublish)
Penulis: honeycreations.wordpress.com
tusuk feston
tusuk feston digunakan untuk menyambung dua bahan sebagai tusuk hias pada tepi kain, dapat juga untuk membuat lubang kancing atau menjahit/memasang kancing agar jahitan kancing lebih kuat, rapi dan lebih indah. (Keterampilan Tata Busana di Madrasah Aliyah jilid 1. Penulis Dr. Hj. Suprihatiningsing. Penerbit Deepublish)
Tunik
Tunik. Bentuk busana kutang yang dikenal di jaman prasejarah antara lain tunik atau sebut juga tunika, yaitu bentuk kutang yang panjangnya mulai dari bawah buah dada sampai mata kaki, dengan ditahan dengan dua ban pada bahu. Bentuk ini dipakai oleh wanita dan pria di Mesir purbakala. Bentuk tunik, bahan dan hisannya dilihat dari perkembangannya pada tiap daerah dan begera berbeda – beda. Ada pula tunik dengan leher rendah dengan lengan dan ikat pinggang ataupun tidak. Bentuk ini yang biasa dipakai di Asia, assyria, Babilonia dan Persia di tahun 884 – 606 sebelum masehi. Tunik ini umumnya dibuat dari bahan wol dan lenan yang disulam, atau dapat dibuat pula dari bahan kulit. Warna – warna yang dipilih yaitu warna netral, seperti putih, hitam dan juga warna ungu atau merah lembayung, merah dan kuning kemasan. (Belajar Tata Busana Mudah dan Menyenangkan. Mila Fadila. Penerbit LKP)
Tujuan mempelajari anatomi tubuh bagi desainer
Tujuan mempelajari anatomi tubuh bagi desainer. Anatomi tubuh sangat penting sekali terutama bagi seorang desainer dalam menuangkan ide dan gagasannya kepada orang lain. Desain busana pada anatomi tubuh sangat besar pengaruhnya pada model pakaian yang disajikan. (Prakarya dan kewirausahaan Tata Busana di Madrasah Aliyah. Penulis Dr.Suprihatiningsih. Penerbit deepublish)
Tujuan berpakaian/berbusana
Tujuan berpakaian/berbusana adalah untuk menutupi aurat, menambah keindahan, kecantikan, menutupi kekurangan, memenuhi syarat – syarat peradaban, syarat – syarat kesehatan, menjalankan syariat agama dan memperlihatkan kepribadian si pemakai. Berbusana menjadi indah, cantik, menutupi kekurangan, menjaga kesehatan. Karena itu yang harus diperhatikan adalah keadaan sipemakai. (Keterampilan Tata Busana di Madrasah Aliyah jilid 1. Penulis Dr. Hj. Suprihatiningsing. Penerbit Deepublish)
Toga
Toga merupakan bentuk pakaian resmi yang dipakai sebagai tanda kehormatan di zaman republik dan kerajaan di Roma. Ada beberapa jenis toga diantaranya yaitu,toga palla yaitu toga yang dipakai saat berkabung dan toga trabea yang dibuat menyerupai cape bayi. (Belajar Tata Busana Mudah dan Menyenangkan. Mila Fadila. Penerbit LKP)
Textile designer
Textile designer mempunyai tugas merancang bahan/material untuk diolah lagi menjadi pakaian jadi. Kedua profesi ini terdengar simpel, tapi pekerjaan ini mendasari suatu produksi pakaian. (How to be a fashion designer. Penulis: Gagas Ulung & Rully Larasati. Penerbit Gramedia)
Tenun
Tenun. Disebut kain tenun karena cara pembuatannya dengan cara ditenun. Kain tenun merupakan hasil penyilangan dua benang yang ditenun atau dianyam. Kain ini merupakan bagian dari representasi budaya masyarakat daerah tertentu. Adapun kualitas tenunan dapat dilihat dari mutu bahan dan tata warna, motif dan ragi hiasannya. . (Panduan Lengkap Membuat Pola dan Menjahit Busana. Penulis : Prima Olimpiade Kristi dan Nurhastuti Putri Utami. Penerbit:Trans Idea Publishing. 2015)
Tekstil
Tekstil adalah jalinan antara lungsin dan pakan atau dapat dikatakan sebuah anyaman yang mengikat satu sama lain, tenunan dan rajutan. Tekstil dapat ditemukan pada kehidupan sehari – hari, yaitu kain biasa digunakan untuk pakaian sebagai kebutuhan sandang, seprei pelapis tempat tidur dan sarung bantal, taplak meja, kainyang dijahit menjadi tas dan produk kerajinan lainnya. (Keterampilan Tata Busana di Madrasah Aliyah jilid 1. Penulis Dr. Hj. Suprihatiningsing. Penerbit Deepublish)
Teknik tenun
Teknik tenun. Teknik pembuatan kain yang masih tergolong kerajinan karena mengandalkan kerajinan tangan adalah teknik tenun. Teknik pembuatan kain dengan mesin otomatis tidak termasuk dalam kerajinan. Kain tenun di Indonesia dikerjakan dengan dua jenis teknik, yaitu tenun gendong (benang lungsi yang akan ditenun diikat mengelilingi hingga punggung penenun) yang digunakan di seluruh Indonesia dan teknik tenun yang menggunakan bingkai kayu sebagai alat bantu tenun. Pada teknik tenun dua jenis, dengan benang lungsin putus yang akan menghasilkan kain panjang atau selendang dan dengan dengan benang lungsin tidak terputus untuk menghasilkan sarung (berbentuk tabung). (Keterampilan Tata Busana di Madrasah Aliyah jilid 1. Penulis Dr. Hj. Suprihatiningsing. Penerbit Deepublish)